WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Waspada Dampak Kemarau, 137 Kejadian Kebakaran Rumput Landa Kota Kupang

Metronttdewa.com 23-10-2026 || 07:44:53

Potret aksin pemadaman yang dilakukan petugas Damkar pada kejadian kebakaran rumput dan.lahan kosong

Metronewsntt.com, Kupang----Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kebakaran rumput, semak, dan lahan akibat cuaca panas ekstrem dan musim kemarau yang sedang melanda saat ini, ancaman kebakaran lahan menunjukkan tren peningkatan yang mengkhawatirkan. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Kupang mencatat, sepanjang Januari hingga pertengahan Oktober 2026, mayoritas insiden kebakaran didominasi oleh amukan api pada rumput kering dan lahan kosong.

​Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kupang, Berto Geru, mengungkapkan bahwa cuaca panas ekstrem menjadi pemicu utama maraknya kasus kebakaran di wilayah tersebut.

​"Secara data penanganan, sebagian besar kasus kebakaran pada pertengahan tahun ini didominasi oleh kebakaran rumput dan lahan kosong akibat dampak cuaca panas," ujar Berto saat dikonfirmasi, Kamis (22/10/2026).

​Berdasarkan data rinci Dinas Damkar, khusus untuk kasus kebakaran rumput saja telah tercatat sebanyak 137 kejadian. Peningkatan ini terlihat jelas dari catatan bulanan yang mulai melonjak sejak memasuki pertengahan tahun, yaitu 30 kejadian pada Mei, 26 kejadian pada Juni, 28 kejadian pada Juli, 27 kejadian pada Agustus, 22 kejadian pada September, serta 4 kejadian pada Oktober hingga pertengahan bulan.

​Melihat tingginya angka tersebut, Berto tak henti-hentinya mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam aktivitas sehari-hari yang berisiko memicu percikan api.

​"Dari total keseluruhan kasus, kebakaran rumput mendominasi angka kejadian setiap bulannya. Oleh karena itu, kami mengimbau dengan keras kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan di tengah kondisi cuaca kering saat ini," pungkasnya.(mnt)


Baca juga :

Related Post