WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Tampil di Sociospectacle 2026 , Sekda Jeffry Pelt Ajak Generasi Muda Kritis dan Kolaboratif Bangun Kota

Metronttdewa.com 22-10-2026 || 21:30:00

Sekda Kota Kupang, Jefry Pelt menerima.cendramata

Metronewsntt.com, Kupang----​Pemerintah Kota Kupang membuka pintu seluas-luasnya bagi kritik dan masukan konstruktif dari masyarakat, khususnya generasi muda. Penegasan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Kupang, Jeffry Edward Pelt,, saat menjadi narasumber dalam ajang Sociospectacle 2026 di halaman Program Studi Sosiologi Universitas Nusa Cendana (Undana), Rabu (21/10/2026). 

Mengusung tema "Membangun Nalar Kritis Generasi Muda Menjawab Krisis Ekonomi, Identitas, dan Moral melalui Partisipasi Pemuda di dalam Kebijakan Publik", kegiatan ini dihelat untuk menyambut Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada 28 Oktober mendatang.

​Di hadapan para mahasiswa dan akademisi, Jeffry menekankan bahwa pemerintah tidak anti terhadap kritik, melainkan memandangnya sebagai bahan bakar utama untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik. “Kami tidak alergi untuk menerima kritik maupun saran untuk perbaikan dalam pelayanan publik demi majunya Kota Kupang,” ujarnya.

​Dalam pemaparannya, Jeffry menggarisbawahi sejumlah sektor krusial yang membutuhkan perhatian bersama. Terkait pengawasan lingkungan dan rumah kos, pemerintah bersama pemilik kos, pengurus RT/RW, Polresta, serta BNN akan memperkuat koordinasi untuk menekan berbagai potensi penyakit masyarakat. 

Di bidang kesehatan, edukasi pencegahan HIV dan perilaku berisiko terus digencarkan bersama Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) dengan melibatkan sekolah, organisasi kepemudaan, karang taruna, hingga tokoh agama.

 Sementara di bidang ekonomi, pemerintah menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok lewat operasi pasar dan pasar murah, serta mendorong pertumbuhan UMKM melalui pendampingan administrasi, pemasaran digital, program SaBoak, dan festival budaya kelurahan. 

Selain itu, komitmen dalam membenahi layanan air bersih juga terus digenjot melalui rencana perluasan jaringan dan penjajakan pemanfaatan sumber air baru demi distribusi yang lebih merata.

​Kegiatan Sociospectacle 2026 ini turut dihadiri oleh Wakil Dekan II FISIP Undana, Dr. Yeheskial A. Roen,  yang mengungkapkan bahwa acara ini bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan wadah strategis untuk menyuarakan gagasan kritis kepada publik.

 Hal tersebut sejalan dengan laporan Ketua Panitia, Didik Apriawan, yang menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa Sosiologi dengan nalar kritis dalam merespons dinamika sosial. Diskusi publik ini semakin kaya dengan kehadiran narasumber kompeten lainnya, yaitu Ketua Komisi II DPRD Kota Kupang, Roy Riwu Kaho dan Sekretaris KPA, Julius Tanggu Bore, serta dihadiri oleh Koordinator Prodi Sosiologi, Imanta Imanuel Perangin Angin.

​Menutup sesinya, Jeffry menitipkan pesan mendalam kepada para mahasiswa agar serius menimba ilmu di bangku kuliah, sebab ilmu pengetahuan baru akan bernilai ketika diabdikan bagi kemaslahatan masyarakat luas.

 “Saya hanya meminta dukungan dari adik-adik pemuda bahwa berjuanglah untuk mengambil ilmu sebanyak mungkin di ruang pendidikan, tapi ilmu itu tidak akan berarti jika tidak bisa diimplementasikan untuk orang lain,” pesan Jeffry memotivasi generasi muda Kota Kupang.(mnt)


Baca juga :

Related Post