WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Baru Triwulan Tiga, Laba Perumda Pasar Kota Kupang Lampaui Target

Metronttdewa.com 21-10-2026 || 12:58:27

Dirut Perumda Pasar Kota Kupan, Ganda Raymond Tadjo Tallo

Metronewsntt.com, ​Kupang---Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Kota Kupang membuktikan komitmennya dalam memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD). Di tengah dinamika perkotaan, manajemen di bawah kepemimpinan Direktur Utama Ganda Raymond Tadjo Tallo mengambil langkah-langkah strategis yang agresif namun terukur, mulai dari pembenahan tarif sewa kios, inovasi layanan, hingga ekspansi pasar baru.

​Kinerja finansial Perumda Pasar menunjukkan tren yang sangat positif. Sepanjang tahun 2026, perusahaan mulanya mematok target laba bersih sebesar Rp560.674.200. Namun, berdasarkan evaluasi hingga triwulan ketiga, roda bisnis melaju keancang dan membukukan laba bersih fantastis hingga mencapai Rp814.318.578 jauh melampaui target yang ditetapkan.

​Sebagai langkah konkret mendongkrak potensi PAD baru, Perumda Pasar memperbarui Standar Operasional Prosedur (SOP) pembayaran sewa kios. Langkah ini juga merespons rekomendasi Komisi II DPRD Kota Kupang untuk menyesuaikan tarif sewa dengan nilai riil di pasaran saat ini.

​"Itu sudah masuk dalam kajian teman-teman Perumda Pasar untuk menggandeng appraisal independen guna menilai harga wajar kios yang ada. Ini merupakan potensi peningkatan pendapatan yang baru," ujar Ganda saat ditemui di kantornya, Rabu (21/10/2026).

Ia menjelaskan, ​menyongsong rencana bisnis tahun 2027, fokus utama manajemen tertuju pada pembukaan Pasar Bimoku. Saat ini, manajemen tengah mengkaji secara mendalam format operasionalnya: apakah akan diposisikan sebagai pasar rakyat atau berfungsi sebagai offtaker (penampung hasil tani) bagi pasar-pasar lain di bawah naungan Perumda. Tata letak Pasar Bimoku yang strategis dinilai sangat siap untuk berkolaborasi langsung dengan para petani dari daerah produsen terdekat.

​Sementara disinggung soal  kawasan Pasar Alak, Ia mengaku dari hasil evaluasi menunjukkan adanya kendala aksesibilitas. Ke depan, kawasan ini berpeluang dialihfungsikan menjadi area pergudangan atau fasilitas penyimpanan logistik.

" ​Tidak hanya itu, kamibjuga fokus pada ekspansi bisnis dan pendapatan, Perumda Pasar juga menaruh perhatian serius pada kenyamanan publik, khususnya menghadapi musim penghujan." ujarnya.

Ia menambahkan,  manajemen saat ini tengah menginventarisir berbagai persoalan infrastruktur, seperti titik-titik kebocoran bangunan dan saluran drainase. Selain itu, sistem pengelolaan sampah darurat di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) terus dievaluasi secara ketat agar proses pengangkutan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berjalan lancar tanpa ada penumpukan sampah yang mengganggu aktivitas pasar. (mnt)


Baca juga :

Related Post