Anggota DPRD Kota Kupqng dari Fraksi Demokrat, Eldy Kana
Metronewsntt.com, Kupang— Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang mendesak Pemerintah Kota Kupang untuk memberikan perhatian serius terhadap dua persoalan mendasar yang selama ini dikeluhkan warga, yakni kelayakan akses jalan menuju pasar tradisional serta penanganan fasilitas lampu penerangan jalan umum yang belum berfungsi secara optimal.
Desakan ini disampaikan oleh Anggota Fraksi Demokrat DPRD Kota Kupang, Djuneidi C. Kana, di Kantor DPRD Kota Kupang, Rabu (16/9/2026), usai mengikuti Rapat Paripurna.
Dalam pemaparannya, Eldy sapaan akrbamya menekankan bahwa Pasar Oeba, Pasar Naikoten, dan Pasar Oebobo merupakan titik vital bagi aktivitas perdagangan serta perputaran ekonomi masyarakat Kota Kupang.
Akses jalan menuju kawasan pasar tersebut mendesak untuk segera dibenahi agar tidak menghambat kenyamanan dan kelancaran aktivitas warga.
Perbaikan akses jalan tersebut bukan semata persoalan infrastruktur, melainkan bagian dari upaya nyata mendukung kegiatan ekonomi agar para pedagang, pembeli, dan distribusi barang dapat bergerak lebih lancar demi optimalisasi ruang perputaran perekonomian daerah.
Selain infrastruktur pasar, ia juga menyoroti titik-titik rawan kemacetan yang membutuhkan intervensi cepat pemerintah, seperti kondisi Jalan Manafe di depan UCB yang saat ini sangat parah dan memicu kemacetan tinggi pada pagi hari saat aktivitas masyarakat padat.
Di samping itu, perhatian juga diarahkan pada satu akses jalan penghubung antara Oebobo dan Maulafa yang menjadi jalur alternatif terdekat yang sangat krusial bagi mobilitas warga, terutama saat ada kegiatan atau hajatan masyarakat.
Tidak hanya infrastruktur jalan, Eldy turut membeberkan laporan lapangan terkait adanya puluhan titik atau kelompok lokasi lampu penerangan jalan umum yang saat ini tidak menyala, terbengkalai, dan memerlukan pemeliharaan mendesak.
Berdasarkan catatan di lapangan, titik-titik tersebut meliputi wilayah Oebufu, Mandiri, Fontein, Kelapa Lima, Oesapa, Jembatan Selam, NBS, Liliba, Petuk, Taman Patung Sonbai, Tagepe, Alun-Alun Kota, Tugu Pertigaan Bandara, LLBK, Aston, Kalpataru, Pasar Oebobo, Oepoi, serta koridor ruas jalan utama Jalan El Tari , Jalan Frans Seda, Bimoku yang tercatat memiliki kurang lebih 50 lampu dalam kondisi memerlukan perhatian.
"Segera tindak lanjuti! Perbaiki, rawat, dan pastikan kembali seluruh lampu publik berfungsi untuk masyarakat, serta wujudkan akses pasar yang layak demi kelancaran ekonomi warga Kota Kupang," tegas anggota komisi IV tersebut.
Fraksi Demokrat berharap pihak eksekutif dan instansi terkait dapat segera merespons serta memprioritaskan penyelesaian persoalan infrastruktur jalan dan penerangan ini dalam program kerja terdekat demi kenyamanan, keselamatan, serta kelancaran mobilitas masyarakat Kota Kupang.(mnt)