WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Wakil Ketua Bapemperda : Jangan Legitimasi Anggaran Lewat Perda Tanpa Perencanaan yang Jelas

Metronttdewa.com 03-09-2026 || 23:06:16

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Kupang, Tellen Daud

​Metronewsntt.com, Kupang— Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) menegaskan pentingnya kedisiplinan perencanaan dalam setiap pembahasan peraturan daerah dan alokasi anggaran. 

Wakil Ketua Bapemperda DPRD Kota Kupang,  Tellen Daud, mengingatkan agar proses legislasi tidak dijadikan alat legitimasi untuk mengesahkan anggaran yang sudah berjalan tanpa melalui tahapan perencanaan yang semestinya.

​Tellen menyoroti kebiasaan pengajuan rancangan peraturan daerah (Perda) secara mendadak yang terkesan dipaksakan untuk segera dibahas. Padahal, menurutnya, penyusunan Proemperda (Program Pembentukan Peraturan Daerah) harusnya sudah ditetapkan sejak awal tahun berdasarkan skala prioritas kebutuhan masyarakat.

​"Jangan kita melegitimasi apa yang sudah kita lakukan sekarang dengan adanya anggaran di situ, kemudian dibackup dengan Peraturan Daerah. Ini kan keliru," tegas Tellen,Rabu (2/9/2026) usai penetapan KUA-PPAS. 

​Ia mencontohkan persoalan usulan penyertaan modal kepada Perumda Air Minum bernilai besar yang diajukan ke lembaga legislatif. Menurutnya, penggunaan anggaran miliaran rupiah tersebut harus jelas peruntukannya sejak awal dan tidak bisa diputuskan tanpa kejelasan program yang mendesak.

​Berdasarkan ketentuan yang berlaku, termasuk amanat Permendagri, penyertaan modal wajib didahului oleh penetapan Peraturan Daerah sebelum anggarannya dialokasikan. Jika proses tersebut dibalik, dikhawatirkan mekanisme penganggaran tidak berjalan sesuai aturan dan mengabaikan sektor-sektor prioritas lain yang lebih mendesak bagi kesejahteraan masyarakat.

​"Kebutuhan pembangunan yang lain kan banyak, seperti pelayanan dasar masyarakat, peningkatan pelayanan publik, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga bantuan sosial. Makanya kita perlu tahu apa yang mendesak dan harus berpijak pada skala prioritas," pungkasnya.(mnt)


Baca juga :

Related Post