Pelaksanaan reses yang digelar legilator Demokrat, Eldy Kana di RT 16B/RT 07 Kelurahan Oepura
Metronewsntt.com, Kupang— Kebahagiaan dirasakan warga RT 16B / RW 07, Kelurahan Oepura, Kecamatan Maulafa. Setelah melalui proses perjuangan yang panjang, perbaikan jalan di wilayah mereka akhirnya resmi terealisasi dan dinilai sebagai kado kemerdekaan.
Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada DPRD serta Pemerintah Daerah atas terealisasinya pembangunan infrastruktur tersebut disampaikan langsung oleh perwakilan warga, Ibu Lukman, saat mengikuti kegiatan Jalin Asmara (Jaring Aspirasi Masyarakat) bersama Anggota Komisi IV DPRD dari Fraksi Demokrat, Djunaidi C. Kana (Eldy Kana), beberapa hari lalu.
"Kami menyampaikan terima kasih buat Bapak Dewan, karena merupakan kado kemerdekaan buat warga. Untuk mendapatkan jalan itu adalah sebuah perjuangan panjang. Terima kasih buat Bapak Dewan yang telah mengawal hingga terealisasi pekerjaan jalan tersebut," kata Ibu Lukman.
Dalam kesempatan yang sama, warga juga menyampaikan rasa haru dan apresiasi mendalam atas kehadiran sang legislator di wilayah mereka. Warga mengungkapkan bahwa sudah puluhan tahun mereka tidak pernah dikunjungi oleh wakil rakyat, sehingga kehadiran tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat setempat.
"Kurang lebih puluhan tahun masyarakat yang berdomisili di wilayah tersebut tidak pernah mendapat kunjungan dari seorang pun wakil rakyat. Hari ini Bapak adalah orang pertama yang datang dan menjawab satu dari begitu banyak persoalan yang ada. Oleh karena itu, kami titip lagi semua aspirasi dan keluhan untuk Bapak teruskan ke pemerintah supaya bisa diselesaikan," ungkap warga.
Menanggapi hal tersebut, legislator yang akrab disapa Eldy Kana ini menyatakan bahwa masih ada sejumlah Pekerjaan Rumah (PR) penting yang belum dikerjakan oleh pemerintah dan menjadi prioritas utama.
Kebutuhan yang paling mendesak adalah pembangunan saluran air atau drainase sepanjang 150 meter karena pada musim penghujan air kerap meluap, menggenangi rumah-rumah warga, serta merusak fasilitas jalan.
Selain itu, warga juga menyampaikan berbagai kebutuhan lainnya seperti lampu dan jalan lingkungan, tempat sampah, bantuan modal usaha, penanganan serta pencegahan penyebaran HIV/AIDS, hingga proses pembayaran pajak kendaraan umum yang dinilai masih cukup rumit.
Seluruh informasi dan masukan yang dihimpun dari masyarakat ini dipastikan akan diteruskan kepada pemerintah untuk ditindaklanjuti secara bertahap sesuai jadwal pada tahun 2027.(mnt)