WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Wali Kota Kupang Apresiasi Perhatian DPRD terhadap Program Saboak

Metronttdewa.com 26-06-2026 || 09:24:38

Wali Kota san Ketua DPRD Kota Kupang

Metronewsntt.com, Kupang---Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, memberikan apresiasi tinggi terhadap perhatian dan dukungan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang dalam pengembangan Sunday Market Buat Orang Kupang (Saboak).

 Apresiasi tersebut disampaikan dr. Christian usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD Kota Kupang belum lama ini.

​Menurut Wali Kota, dorongan legislatif untuk menata kembali fasilitas Saboak merupakan langkah yang sangat positif. 

Ia menilai bahwa perhatian dari para anggota DPRD tersebut sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Kota Kupang. 

Mengingat status Kota Kupang sebagai kota jasa dan perdagangan, dr. Christian menegaskan bahwa di tengah tantangan efisiensi saat ini, UMKM menjadi tumpuan utama dalam menjaga perputaran ekonomi rakyat.

​Sebelumnya, Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja, menekankan pentingnya optimalisasi Saboak sebagai motor penggerak ekonomi berbasis partisipasi masyarakat dan UMKM. 

Sebagai program non-APBD yang berhasil menorehkan prestasi, Richard mendorong adanya kolaborasi strategis dengan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) demi menjamin keberlanjutan program tersebut. 

Ia menekankan perlunya pemerintah untuk menata alur partisipasi UMKM agar memberikan kesempatan yang merata, serta melakukan pembenahan sarana dan prasarana. 

Secara khusus, Richard menyoroti pentingnya penataan area parkir untuk mengurai kemacetan, serta memastikan fasilitas pendukung seperti toilet, sistem tata suara, dan penerangan tersedia serta berfungsi dengan baik demi kenyamanan pengunjung.

​Dukungan senada datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, yang menekankan perlunya pengawasan ketat dan sinergi berkelanjutan antara pemerintah dan pelaku usaha agar program ini tetap inovatif dan berdampak positif bagi ekonomi kerakyatan. 

Yeskiel juga mengusulkan agar operasional Saboak tidak hanya terbatas pada akhir pekan. Ia menilai bahwa penambahan durasi operasional akan memberikan dampak ekonomi yang lebih signifikan bagi masyarakat.

 "Saya berharap kegiatan ekonomi di Saboak tidak hanya dua hari, jika perlu dilakukan seminggu penuh agar perputaran ekonomi bagi pelaku UMKM dapat berjalan dengan baik. Kasihan jika mereka harus menunggu Sabtu dan Minggu untuk berjualan," tegas legislator PDI Perjuangan tersebut di Kantor DPRD Kota Kupang, Rabu (24/6/2026).(mnt)


Baca juga :

Related Post