WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Menyimak Toko Mubatar: Melintasi Zaman di Jantung Kota Soe

Metronttdewa.com 15-06-2026 || 13:12:51

Swalayan Mubatar di Kota SoE

Metronewsntt.com, SoE----​Di balik balutan kabut tipis dan udara sejuk yang menyelimuti Kota Soe, tepat di jantung kota yang menjadi pusat denyut nadi Timor Tengah Selatan, berdiri sebuah nama yang telah menjadi saksi bisu perjalanan masyarakat selama lebih dari satu abad: Toko Mubatar. Sejak tahun 1922, toko ini tidak sekadar hadir sebagai tempat berdagang, melainkan telah menjelma menjadi simbol ketekunan, kepercayaan, dan kehangatan pelayanan yang kokoh melintasi zaman.

​Nama "Mubatar" dipilih dengan sarat makna. Dalam kearifan lokal masyarakat Timor, jagung adalah lambang kehidupan, ketahanan, dan kerja keras. Filosofi inilah yang memayungi setiap langkah Toko Mubatar, menjaga semangatnya tetap menyala meski era terus berganti dan tantangan zaman silih berganti.

​Perjalanan panjang ini dimulai dari visi sang perintis, Sia Kie Moe. Fondasi yang ia letakkan kemudian diteruskan oleh putranya, mendiang Tony Sianto, yang berhasil mengukuhkan Mubatar sebagai penyedia kebutuhan masyarakat yang paling tepercaya di wilayah tersebut.

​Kini, di tengah dinamika era modern, tongkat estafet kepemimpinan dipegang oleh Andry Sianto. Dengan visi yang progresif, Andry membawa napas baru bagi bisnis keluarga ini. Ia berhasil mentransformasi Mubatar ke dalam model usaha modern, tanpa sekalipun melunturkan nilai-nilai luhur yang telah menjadi fondasi sejak seabad silam.

​“Sebagaimana filosofi jagung yang tetap hidup dan bertahan di berbagai zaman, Toko Mubatar akan terus berdiri kokoh di tengah dinginnya Kota Soe, menjadi bagian tak terpisahkan dari masa depan masyarakat Timor,” ungkap Andry kepada awak media.

​Lebih dari sekadar entitas bisnis, Mubatar adalah narasi tentang warisan keluarga yang terus bertumbuh. Bermula dari toko induk yang legendaris di kawasan Pasar Lama (Jalan Timor Raya Km 0), kini Mubatar telah berkembang menjadi jaringan usaha strategis yang mencakup Mubatar Swalayan, Mubatar Bangunan, hingga Toko Utama.

​Kehadirannya bukan hanya sekadar pemenuhan kebutuhan pokok, melainkan sebuah inspirasi nyata bagi generasi muda di TTS. Bahwa dengan semangat dan kerja keras yang konsisten, sebuah gagasan sederhana dapat tumbuh menjadi warisan besar yang tetap relevan, dicintai, dan menjadi bagian dari hidup masyarakat dari masa ke masa.(mnt/***)


Baca juga :

Related Post