WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Bermodal Masker Rp2.000, Felipus Tetap Pastikan Setiap Tumpukan Sampah Warga Terangkut

Metronttdewa.com 12-06-2026 || 16:09:42

Felipus Nufeto pengakut sampah di Kelurahan Oesapa Barat

Metronewsntt.com, Kupang--​Di saat sebagian warga Oesapa Barat menuntut kenyamanan lingkungan, Felipus Nufeto (54) justru berjuang sendirian. Dengan hanya bermodalkan masker seharga Rp2.000 dan tanpa sarung tangan, pria ini setia menyusuri jalanan RT 08 dan RT 09 setiap harinya demi memastikan tumpukan sampah tidak mengotori pemukiman warga.

 Rutinitasnya dimulai pada pagi hari pukul 08.00 hingga 10.00 WITA, dan dilanjutkan kembali pada sore hari pukul 14.30 hingga 17.00 WITA.

​Dalam menjalankan tugasnya, Felipus mengangkut sampah dari rumah ke rumah, lalu memilahnya secara mandiri di titik kontainer pinggir laut RT 08. Meski telah mengabdi sejak 2023, perjuangannya tidaklah mudah. Ia sering kali harus menanggung sendiri biaya perawatan peralatan kerja. Saat ditemui di wilayah RT 09 pada Jumat (12/6/2026) sore, pria dengan lima orang anak ini mengungkapkan kondisi sulit yang ia hadapi.

​"Biaya yang didapat dari iuran warga jika dikumpul hanya sekitar satu juta rupiah per bulan. Itu pun tidak cukup untuk biaya hidup ekonomi keluarga, namun karena hal ini menjadi tanggung jawab saya, maka saya jalani," tutur Felipus dengan nada lirih di tengah peluh kegiatannya.

​Tak hanya soal biaya operasional dan peralatan yang minim, ia juga menyimpan harapan besar terkait nasibnya.

 "Saya dijanjikan akan diangkat menjadi pegawai honorer sejak awal bekerja, namun sampai saat ini semua tak kunjung terealisasi," ungkapnya dengan penuh harap. Felipus sangat mendambakan perhatian dari pihak kelurahan dan pemerintah agar segera memberikan kepastian status tersebut.

 Baginya, dukungan dari pemerintah sangat krusial demi kesinambungan tugas kebersihan yang ia jalankan demi kepentingan warga banyak.(mnt)


Baca juga :

Related Post