WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Pancasila Fondasi Perdamaian Dunia, Bupati Yosef Lede Ajak ASN Perkokoh Komitmen Kebangsaan

Metronttdewa.com 01-06-2026 || 18:34:17

Bupati Kupang, Yosef Lede sedang membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dpada upacara Hari Lahir Pancasila

Metronewsntt.com, Oelamasi— Hari ini, 1 Juni 2026, menjadi momen refleksi mendalam bagi seluruh bangsa untuk memastikan api semangat Pancasila terus menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Memperingati Hari Lahir Pancasila tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kupang menggelar upacara khidmat yang dipimpin langsung oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, bertempat di Oelamasi, Senin (1/6/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Bupati Yosef Lede membacakan amanat tertulis dari Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

 Peringatan tahun ini mengusung tema "Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia". Tema ini menjadi pernyataan tegas bahwa nilai-nilai luhur Pancasila bukan sekadar fondasi bagi keutuhan Indonesia, melainkan juga jawaban atas tantangan terciptanya perdamaian dunia yang abadi.

​Dalam pidatonya, Pancasila digambarkan sebagai "Bintang Penuntun" yang telah teruji ketangguhannya. Di tengah dunia yang dipenuhi ketidakpastian dan ancaman fragmentasi, Indonesia tetap berdiri kokoh.

 Keberagaman yang terbentang dari lebih dari 17.000 pulau hingga ratusan etnik, terbukti mampu disatukan dalam satu ikatan kebangsaan yang kuat. Pancasila hadir sebagai "jangkar moral" di tengah turbulensi global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik yang kompleks.

​Sebagai bangsa besar, Indonesia terus menunjukkan kepemimpinan nyata di kancah internasional. Kontribusi pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran aktif dalam mediasi konflik regional, serta konsistensi dalam menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa terjajah adalah pengejawantahan nyata dari sila kedua: Kemanusiaan yang adil dan beradab.

 Indonesia ingin menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia.

​Melalui sambutan tersebut, Kepala BPIP menitipkan pesan krusial kepada para menteri dan kepala daerah untuk senantiasa menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam setiap pengambilan kebijakan. 

Kebijakan publik harus berlandaskan keadilan sosial, memenuhi rasa keadilan publik, menjamin hak-hak masyarakat kecil, serta memastikan tidak ada rakyat yang tertinggal. Seluruh elemen bangsa juga diajak untuk konsisten melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang berpotensi merusak harmonisasi bangsa.

​"Mari kita teguhkan kembali komitmen kebangsaan. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas dalam semangat persatuan, serta kuat karena nilai-nilai kemanusiaan.

 Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa di Republik yang kita cintai. Selamat Hari Lahir Pancasila! Jayalah Indonesiaku! Merdeka!" tegas Bupati Yosef Lede menutup sambutan.

​Upacara tersebut berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kupang Thome Da Costa, unsur Forkopimda Kabupaten Kupang, Sekretaris Daerah Kabupaten Kupang Mateldius Sanam, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kupang, Kepala Cabang Bank NTT Oelamasi, para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekda, pimpinan OPD, serta seluruh ASN di lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang.(mnt)


Baca juga :

Related Post