.Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo
Metronewsntt.com Kupang – Suasana hangat dan akrab menyelimuti pembukaan Event Budaya Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM) Tahun 2026 di Halaman Gereja GMIT Tiberias, Senin (25/5). Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, yang hadir langsung membuka kegiatan tersebut, mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali ke wilayah TDM.
Baginya, kelurahan ini bukan sekadar wilayah administratif, melainkan bagian dari sejarah kehidupan sehari-harinya sebelum mengemban amanah sebagai Wali Kota, sehingga setiap kunjungannya ke TDM selalu terasa seperti pulang ke rumah sendiri.
Dalam sambutannya, dr. Christian Widodo menyoroti pentingnya menempatkan nilai-nilai spiritual dalam setiap aktivitas pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Ia memberikan apresiasi tinggi kepada panitia dan seluruh elemen masyarakat TDM yang dinilai mampu membangun semangat gotong royong dan kolaborasi yang kuat di tengah keterbatasan anggaran.
"Kalau kita mau berjalan cepat, kita bisa jalan sendiri. Tetapi kalau kita mau berjalan jauh, kita harus berjalan bersama-sama. Kota Kupang ini dibangun dengan semangat kolaborasi dan gotong royong dari semua elemen masyarakat," ungkapnya dengan penuh penekanan.
Wali Kota juga mengajak warga untuk memaknai kegiatan budaya bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai upaya strategis dalam merawat identitas daerah. Ia berpesan, "Budaya itu bukan hanya warisan dari leluhur kita, tetapi juga pinjaman dari anak cucu kita. Karena itu harus dijaga baik-baik dan diwariskan." Melalui event ini, ia berharap solidaritas sosial semakin menguat, sekaligus menjadi ruang untuk menghidupkan ekonomi bagi para pelaku UMKM lokal.
Dukungan nyata bagi warga TDM pun disampaikan langsung oleh Wali Kota pada kesempatan tersebut. Ia memastikan realisasi bantuan dana hibah melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp20 juta untuk perbaikan lapangan voli di Gereja Santo Petrus, sebuah janji yang kini dipenuhi. Selain itu, sebagai bentuk perhatian khusus terhadap keberlangsungan seni, ia memberikan bantuan pribadi untuk pengurusan akta notaris bagi dua sanggar seni budaya di TDM.
Langkah konkret ini disambut baik oleh Anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, serta sponsor kegiatan, Roy Bullan, yang turut memberikan dukungan serupa agar sanggar-sanggar seni lainnya segera memiliki legalitas resmi untuk berkembang. Wali Kota pun mengajak seluruh ASN yang hadir untuk aktif mendukung UMKM dengan memborong produk lokal yang dipamerkan di lokasi kegiatan.
Ketua Panitia Event Budaya TDM 2026, Diky Ataupah, dalam laporannya menjelaskan bahwa perhelatan dengan tema “Flobamora Berkreasi di Kelurahan TDM” ini melibatkan lima sanggar seni, komunitas seni, kelompok tenun ikat, hingga lembaga pendidikan setempat. Selama tiga hari mulai 25 hingga 27 Mei 2026, warga akan disuguhi berbagai agenda menarik seperti karnaval budaya, lomba solo lagu daerah, tarian kreasi, hingga fashion show.
"Kegiatan ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan, melestarikan budaya, dan membangun kreativitas generasi muda," ujar Diky.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Kupang Muhammad Ramli, Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Josefina M.D. Gheta, perwakilan Forkopimda Kota Kupang, perwakilan BNN Provinsi NTT, Camat Oebobo, Plt. Lurah TDM, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan warga setempat. Sinergi yang terbangun dalam event ini diharapkan menjadi modal kuat bagi masyarakat TDM dalam menjaga identitas budaya sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan.(mnt)