Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-21 yang berlangsung di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5/2026).
Metronewsntt.com, Denpasar– Wali Kota Kupang sekaligus Wakil Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) IV APEKSI, dr. Christian Widodo, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Rakerkomwil) IV Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-21 yang berlangsung di Wantilan Convention Center, Hotel Prama Sanur Beach, Denpasar, Jumat (22/5/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Kota Kupang dalam forum strategis tersebut menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kota Kupang untuk terus mengambil bagian dalam perumusan kebijakan perkotaan di tingkat nasional. Langkah ini krusial dalam menghadapi tantangan pembangunan, optimalisasi pelayanan publik, hingga dinamika global yang berdampak langsung pada daerah.
Mengusung tema “Kolaborasi Kota Harmoni Nusantara”, Rakerkomwil IV APEKSI tahun ini menjadi ruang penting bagi para kepala daerah untuk memperkuat sinergi, berbagi praktik baik (best practice), sekaligus merumuskan langkah strategis bersama demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai Wakil Ketua Komwil IV APEKSI, dr. Christian Widodo memegang peran sentral dengan turut memimpin jalannya rapat pleno bersama Ketua Komwil IV APEKSI sekaligus Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, serta Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara. Dari meja pleno inilah, sejumlah rekomendasi strategis berhasil dirumuskan secara matang untuk selanjutnya dikawal dan dibawa ke Rapat Kerja Nasional (Rakernas) APEKSI mendatang di Kota Medan.
Bagi Kota Kupang sendiri, forum ini menjadi momentum emas untuk memperluas jejaring kolaborasi. Kerja sama ini difokuskan pada penguatan sektor pelayanan publik, pembangunan perkotaan, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan ekonomi dan pariwisata daerah. Pentingnya sinergi ini pun digarisbawahi oleh Wali Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dalam sambutannya yang menegaskan bahwa kolaborasi antarkota kini telah menjadi kebutuhan utama di tengah kompleksitas persoalan urban.
Ia menyatakan bahwa tidak ada satu kota pun yang mampu berkembang secara optimal jika bergerak sendiri-sendiri, sehingga diperlukan pembagian sumber daya yang saling menguatkan demi mencapai tujuan bersama.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Komwil IV APEKSI, Wahyu Hidayat, menyebut forum ini sebagai ruang konsultasi dan koordinasi yang sangat efektif untuk membedah berbagai isu krusial, mulai dari layanan publik, fiskal daerah, infrastruktur, lingkungan hidup, hingga strategi meredam dampak ketidakpastian global.
Di sisi lain, Wakil Ketua Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial APEKSI, Hj. Ika Puspitasari, menilai bahwa semangat kebersamaan ini adalah sebuah keniscayaan. Menurutnya, Komwil merupakan ujung tombak APEKSI dalam menyuarakan berbagai persoalan di akar rumput sekaligus merumuskan solusi konkret yang dapat menjadi pembelajaran berharga bagi kota-kota lainnya di Indonesia.
Tak hanya fokus pada dinamika sidang dan rapat kerja, rangkaian kegiatan kali ini juga diperkaya dengan seminar pariwisata yang menghadirkan akademisi dari Universitas Udayana, Prof. Ir. Anak Agung Putu Agung Suryawan Wiranatha.
Seminar tersebut mengupas tuntas taktik penguatan sektor pariwisata daerah di tengah pergeseran tren global dan tantangan pembangunan yang berkelanjutan. Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara yang produktif ini, forum secara resmi mengetuk palu dan menetapkan Kota Mataram sebagai tuan rumah yang akan menyambut gelaran Rakerkomwil IV APEKSI berikutnya pada tahun 2027.(mnt)