Wakil Bupati Kupang
Metronewsntt.com, Oelamasi — "Saya berharap, setelah rakor ini, terbangun pemahaman yang sama tentang pentingnya memperkuat sinergi dan koordinasi antara Pemerintah Desa, LAD, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan desa."
Harapan besar tersebut ditegaskan oleh Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki, saat menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Adat Desa (LAD) Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2026 pada Kamis (21/5/2026).
Rangkaian rakor yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Komitmen Kabupaten Kupang, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah ini berjalan dengan aman dan lancar sejak dibuka secara resmi oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, pada pagi harinya.
Dalam sambutannya, Aurum Titu Eki menyampaikan bahwa setelah melalui berbagai sesi pemaparan materi, diskusi, dan pertukaran gagasan, Pemerintah Kabupaten Kupang semakin menyadari betapa krusialnya peran LAD di tengah masyarakat. Menurutnya, LAD tidak sekadar berfungsi sebagai penjaga nilai tradisi dan kearifan lokal. Lebih dari itu, lembaga ini adalah mitra strategis pemerintah dalam menjaga keharmonisan sosial, memperkuat persatuan, menyelesaikan berbagai persoalan di tingkat akar rumput, serta mendorong terwujudnya pembangunan desa yang berkelanjutan.
"Pemikiran, saran, dan rekomendasi yang dihasilkan dalam rakor ini hendaknya tidak berhenti sebagai dokumen atau wacana di forum diskusi saja, melainkan harus ditindaklanjuti dalam program dan langkah konkret di tingkat desa," ujar Aurum tegas.
Ke depan, Aurum berharap LAD dapat mengambil peran yang lebih aktif dalam mendukung berbagai program prioritas daerah. Kendati demikian, ia mengingatkan agar modernisasi pembangunan tidak mengikis identitas asli daerah. Marwah adat, nilai gotong royong, dan ikatan persaudaraan harus tetap menjadi perekat persatuan masyarakat. Adat dan budaya, ditegaskannya, adalah identitas yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Oleh karena itu, pembangunan yang dilaksanakan harus tetap berpijak pada nilai-nilai kearifan lokal dan karakter masyarakat sendiri.
Kegiatan strategis ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan mitra kerja penting, antara lain Asisten 1 Sekda Kabupaten Kupang, Guntur Subu Taopan, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kupang, John Sula, Pembina BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Kupang,Adi Projo, Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kupang, Viktor Maranduri , Supervisi Kredit Bank NTT Oelamasi, Mieke Umar, Ketua PERDIK Kabupaten Kupang, Desi Kani, Anggota KPU Kabupaten Kupang,Samsul Gole.Serta para Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lurah, dan Ketua Lembaga Adat se-Kabupaten Kupang.(mnt)