WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

​Perkuat Akar Budaya, Bupati Kupang Tegaskan Peran Strategis Lembaga Adat Desa dalam Pembangunan

Metronttdewa.com 21-05-2026 || 22:45:34

Bupati Kupang, Yosef Lededan Wakil Bupati Kupang,Aurum Titu Ek

Metronewsntt.com, Oelamasi– Pembangunan desa di Kabupaten Kupang kini tidak lagi sekadar mengandalkan pendekatan administratif, melainkan diperkuat dengan sentuhan kultural. Hal ini ditegaskan oleh Bupati Kupang, Yosef Lede, saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Lembaga Adat Desa (LAD) Tingkat Kabupaten Kupang Tahun 2026 di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kamis (21/5/2026).

​Didampingi Wakil Bupati Aurum Titu Eki, Bupati Yosef Lede menekankan bahwa Lembaga Adat Desa (LAD) adalah mitra vital pemerintah yang memegang kunci dalam menjaga keharmonisan sosial serta memelihara kearifan lokal. Mengusung tema "Optimalisasi Peran Lembaga Adat Desa Dalam Mendukung Pemerintahan dan Pembangunan Desa di Kabupaten Kupang, Bupati menegaskan bahwa nilai-nilai gotong royong dan tradisi adalah fondasi pembangunan yang berkelanjutan. Menurutnya, pembangunan tidak bisa hanya bertumpu pada pendekatan struktural, namun harus diperkuat dengan nilai adat dan kearifan lokal yang telah diakui dalam kerangka hukum nasional.

​Bupati menjelaskan bahwa LAD memiliki peran sangat strategis, mulai dari penyelesaian perselisihan secara adat, menjaga stabilitas dan harmoni sosial, hingga menjadi penasihat moral dalam pengambilan kebijakan di desa. 

Ia berharap melalui rakor ini, LAD dapat lebih aktif mendukung program prioritas daerah, seperti peningkatan ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dengan tanaman produktif, pencegahan stunting, pelestarian lingkungan, serta penguatan ekonomi masyarakat berbasis kearifan lokal.

​Lebih lanjut, Yosef Lede mengajak seluruh pengurus LAD untuk terus menjaga marwah adat, memperkuat kebersamaan, dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia menekankan pentingnya sinergi antara lembaga adat, pemerintah desa, dan organisasi perangkat daerah dalam menjembatani kepentingan pembangunan dengan identitas lokal masyarakat Kabupaten Kupang.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, di antaranya Wakapolres Kupang Jefri Fanggidae, perwakilan Kejaksaan Negeri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi NTT Wamar Burhanudin, serta pimpinan OPD, Camat, Lurah, dan seluruh Ketua Lembaga Adat Desa se-Kabupaten Kupang. Momen ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan kepada desa-desa yang disiplin menyelesaikan administrasi tahun 2026 tepat waktu, serta penyerahan santunan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan sosial.(mnt)


Baca juga :

Related Post