WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Kebakaran Lahan di Samping Ruko Tekno Sound Berhasil Teratasi, Legislator PDI-P Puji Tim Damkar

Metronttdewa.com 12-05-2026 || 18:48:57

Pottret padaman dan potret bersama.kadis Damkar dan anggota DPRD Kota Kupang

Metronewsntt.com, Kupang – Anggota DPRD Kota Kupang, Vicky Dimoe Heo, memberikan apresiasi tinggi terhadap kesigapan personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Kupang dalam menangani kebakaran lahan yang terjadi di samping Ruko Tekno Sound pada Selasa (12/5/2026).

Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan tersebut turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengawasan melekat saat regu Damkar berjibaku memadamkan api. 

Vicky sapaan akrab anggota komisi III  menyayangkan kejadian tersebut kembali terjadi karena dipicu oleh faktor klasik, yakni pembakaran rumput kering oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

​Dalam pernyataannya, Vicky menegaskan bahwa langkah cepat penanganan kebakaran ini sangat krusial guna mencegah api merembet ke area pertokoan. 

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Damkarmat Kota Kupang, Barto Geru,  menyampaikan rasa syukur karena berkat kecepatan tim siaga di lapangan, insiden di samping Ruko Tekno Sound ini tidak memakan korban jiwa maupun kerugian materiel.

 Ia pun mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar lahan kosong, untuk selalu waspada dan segera melapor jika melihat titik api melalui nomor darurat 0380113 atau 0380-821467..

​Berdasarkan data resmi yang dirilis Dinas Damkarmat untuk periode Januari hingga Mei 2026, tren kejadian kebakaran di Kota Kupang memang menunjukkan lonjakan yang signifikan.

 Tercatat total 23 kejadian kebakaran dan 73 aksi penyelamatan non-kebakaran telah dilakukan sepanjang awal tahun ini. Data menunjukkan fluktuasi yang tajam; jika pada Januari hingga Maret angka kebakaran masih di bawah 3 kasus, angka tersebut melonjak menjadi 7 kejadian pada April dan mencapai puncaknya pada pertengahan Mei ini dengan 11 kejadian.

​Penyebab utama dari rentetan peristiwa ini didominasi oleh pembakaran lahan kering atau rumput yang mencakup 12 kasus dari total keseluruhan. Selain faktor lahan, objek kebakaran lainnya meliputi area dapur sebanyak 3 kasus, serta beberapa insiden yang melibatkan rumah tinggal, fasilitas perkantoran, dan gangguan instalasi listrik seperti kabel PLN serta MCB. 

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi warga Kota Kupang untuk lebih berhati-hati dalam mengelola lahan kering di tengah cuaca yang mulai memasuki musim kemarau.(mnt)


Baca juga :

Related Post