WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Dari Sulamu untuk Ekonomi Pesisir: Bupati Kupang Dorong Hilirisasi Rumput Laut

Metronttdewa.com 11-05-2026 || 13:48:09

Bupati Kupang, Yosef Lede menyerahkan bantuan bagi para nelayan rumput laut di Sulamu

Metronewsntt.com, Oelamasi– Angin segar berembus bagi masyarakat pesisir di Kecamatan Sulamu. Pada Sabtu (9/5/2026), Bupati Kupang, Yosef Lede, secara resmi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana budidaya rumput laut kepada kelompok masyarakat setempat. Bantuan ini merupakan wujud dukungan nyata Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang berhasil diperjuangkan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang guna mendongkrak ekonomi masyarakat pesisir.

​Dalam sambutannya yang penuh hangat, Bupati Yosef Lede mengajak seluruh masyarakat untuk melihat bantuan ini sebagai jawaban atas doa dan kerja keras bersama. Ia menceritakan bagaimana pemerintah daerah melakukan pendekatan intensif dan komunikasi langsung dengan pejabat tinggi kementerian demi memprioritaskan Sulamu sebagai penerima manfaat.

​“Kita bersyukur kepada Tuhan, karena kasih dan kemurahan-Nya kita semua berkumpul di sini. Bantuan ini bukan datang begitu saja, melainkan buah dari pergumulan, permohonan, dan doa masyarakat. Pemerintah berjuang, tetapi Tuhanlah yang memberikan hasilnya. Kita sepakat, semua yang kita terima ini adalah berkat dan karunia Tuhan,” ujar Bupati Yosef Lede dengan penuh rasa syukur.

​Namun, di balik penyerahan bantuan tersebut, Bupati Yosef juga memberikan pesan yang sangat tegas. Beliau mewanti-wanti agar seluruh alat budidaya, termasuk pelampung, digunakan secara bertanggung jawab dan melarang keras praktik budidaya yang merusak ekosistem laut. Ia menekankan pentingnya menjaga alur pelayaran agar tetap aman bagi nelayan lain, sekaligus memberikan peringatan keras terkait keamanan aset bantuan tersebut.

​“Saya berikan tenggat waktu sampai panen berikutnya. Mulai setelah panen selesai, kami akan awasi ketat. Jangan lagi ada yang pakai cara atau alat yang merusak lingkungan. Kalau masih ada, kami akan tindak tegas. Begitu juga, jangan sampai ada yang menjual bantuan ini. Saya sudah berpesan kepada pihak kepolisian dan jajaran terkait, jika ada yang ketahuan menjual bantuan dari pemerintah, kami akan proses hukum sekeras-kerasnya. Bantuan ini tidak mudah didapat, butuh perjuangan bertahun-tahun,” tegasnya.

​Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa bantuan ini selaras dengan program unggulan Presiden Prabowo Subianto, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Kampung Nelayan Merah Putih. Ia menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada bantuan sarana saja, melainkan terus bergerak menuju hilirisasi produk agar rumput laut memiliki nilai jual tinggi melalui industri pengolahan.

​“Kami juga sedang berjuang agar harga jual rumput laut dapat diatur dan dievaluasi bersama Pemerintah Provinsi, sehingga kesejahteraan petani terjamin. Jika bibit atau sarana kurang memadai, sampaikan kepada kami. Jika APBN belum bisa mencukupi, kami akan upayakan bantuan stimulan dari APBD,” tambahnya menutup sambutan.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan RI, Asisten 1 Sekda, perwakilan Dinas Perikanan NTT, pimpinan perangkat daerah, Pimpinan Bank NTT Cabang Oelamasi, hingga jajaran Forkopimcam Kecamatan Sulamu. Dengan usulan pengembangan lahan seluas 1.000 hektar yang tengah diajukan ke kementerian, masa depan budidaya rumput laut di Kabupaten Kupang diharapkan menjadi pilar utama ekonomi daerah.(mnt)

 


Baca juga :

Related Post