WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Strategi Pemerintah Kota Kupang Wujudkan Keadilan Pembangunan di Kota Kasih

Metronttdewa.com 03-04-2026 || 18:02:04

Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo dan Ketua DPRD Kota Kupang, Richard Odja

Metronewsntt.com, ​Kupang– Wali Kota Kupang, Christian Widodo, secara resmi memaparkan langkah strategis untuk menciptakan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kota Kupang. 

Hal ini disampaikan dalam pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Kupang Tahun 2027 yang digelar di Hotel Harper Kupang, Rabu (1/4). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena.

​Hadir dalam momentum penting tersebut, Wakil Wali Kota Kupang Serana Cosgrova Francis, Wakil Ketua I DPRD Provinsi NTT Fernando Jose Lemos Osorio Soares, Ketua DPRD Kota Kupang Richard Elvis Odja, Plt. Kepala Bapperida Provinsi NTT Alfons Theodorus, Ketua TP PKK Kota Kupang Widya Cahya, Sekretaris Daerah Kota Kupang Jeffry E. Pelt, jajaran asisten Sekda, anggota DPRD, serta pimpinan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Kupang.

​Dalam pidatonya, Christian Widodo menegaskan bahwa keadilan pembangunan dimulai dari proses perencanaan yang inklusif. Ia memperkenalkan kebijakan inovatif berupa alokasi program pembangunan senilai Rp500 juta untuk setiap kelurahan di Kota Kupang mulai tahun 2027. Kebijakan ini merupakan jawaban atas ketimpangan yang selama ini terjadi, di mana pembangunan seringkali hanya terpusat pada wilayah tertentu saja.

​Melalui mekanisme ini, setiap kelurahan diberikan ruang seluas-luasnya untuk mengusulkan program sesuai kebutuhan riil masyarakat dengan komposisi 80 persen untuk infrastruktur, 10 persen untuk penguatan ekonomi, dan 10 persen untuk kegiatan sosial kemasyarakatan. 

Strategi ini dirancang untuk memastikan bahwa tidak ada lagi kelurahan yang merasa dianaktirikan atau tidak tersentuh perbaikan infrastruktur selama bertahun-tahun. Bagi Christian, kunci utama kemajuan adalah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh wilayah melalui mekanisme Musrenbang yang transparan.

​Selain pemerataan anggaran, strategi penguatan internal juga dilakukan melalui mekanisme evaluasi lintas sektor setiap tiga bulan. Langkah ini bertujuan agar pembangunan tidak lagi berjalan secara parsial per perangkat daerah, melainkan terintegrasi dan kolaboratif sehingga memberikan dampak yang benar-benar dirasakan oleh masyarakat. 

Ia mengingatkan jajarannya bahwa perencanaan harus menghasilkan kebijakan yang berpihak pada rakyat dan tidak sekadar menjadi dokumen administratif, karena gagal merencanakan berarti merencanakan kegagalan.

​Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap visi Wali Kota Kupang. Sebagai ibu kota yang menjadi wajah bagi Provinsi NTT, inovasi pembangunan di Kota Kupang dinilai sangat krusial. 

Gubernur memuji kemampuan Pemerintah Kota Kupang dalam melakukan terobosan di tengah keterbatasan fiskal dan mendorong agar sinergi antara pemerintah kota, provinsi, dan pusat terus diperkuat untuk menyukseskan berbagai program nasional demi kesejahteraan masyarakat.(mnt)


Baca juga :

Related Post