Anggota Komisi III DPRD kota Kupang, Vicky Dimoe Heo
Metronewsntt.com, Kupang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang kembali.memgingatkan kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait pelaksanaan proyek infrastruktur jalan yang dijadwalkan mulai berjalan tahun ini.
Langkah ini diambil guna memastikan anggaran daerah tidak terbuang sia-sia untuk pembangunan yang hanya bertahan singkat atau "seumur jagung".
Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan, Vicky Dimoe Heo, menegaskan bahwa kualitas pekerjaan harus menjadi prioritas utama.
Ia mengingatkan pemerintah agar tidak hanya terpaku pada mengejar target waktu penyelesaian, namun justru mengabaikan mutu aspal dan ketahanan jalan yang seharusnya dinikmati masyarakat dalam jangka panjang.
Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang tersebut mengungkapkan bahwa selama ini pihaknya banyak menerima keluhan dari masyarakat mengenai proyek jalan yang baru saja selesai dibangun, namun sudah mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan dini. Hal ini menjadi catatan serius bagi dewan agar pengawasan di lapangan benar-benar diperketat agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada tahun anggaran 2026.
"Kami ingatkan Dinas PUPR agar pengawasan di lapangan benar-benar diperketat. Jangan sampai kontraktor bekerja asal-asalan hanya untuk mengejar progres fisik. Kualitas aspal dan pondasi harus sesuai dengan spesifikasi yang tertuang dalam kontrak," tegas Vicky saat ditemui di Gedung Dewan, Senin (30/03/2026).
Ia menambahkan bahwa pengawasan pelaksanaan pekerjaan perlu dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan. Hal ini penting agar hasil akhir pekerjaan benar-benar kokoh dan memiliki daya tahan lama saat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Sementara it,u Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas PUPR memastikan bahwa proyek perbaikan jalan di sejumlah ruas kota akan segera dimulai.
Kepala Dinas PUPR Kota Kupang dalam keterangannya pqda beberapa.media menyebutkan bahwa pelaksanaan proyek jalan, baik yang menggunakan konstruksi Lapen maupun Hotmix, sudah siap direalisasikan dan dijadwalkan mulai dikerjakan pada pertengahan April 2026 mendatang. (mnt)