WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

​DPRD Kota Kupang Minta Pemkot prioritaskan Perbaikan Jalan Alak pada Tahun Anggaran 2026

Metronttdewa.com 10-03-2026 || 16:26:06

Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dicky Tallo

Metronewsntt.com, ​Kupang– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kupang memberikan penegasan serius kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang untuk menempatkan perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan Alak sebagai prioritas utama pada tahun anggaran 2026. 

Fokus utama desakan ini tertuju pada jalur vital yang membentang dari samping Markas Angkatan Laut menuju Kantor Camat dan Polsek Alak, yang saat ini dalam kondisi rusak parah dan sangat memprihatinkan.

​Kerusakan jalan tersebut dinilai telah menjadi keluhan menahun masyarakat yang sangat menyulitkan mobilisasi warga serta menghambat kelancaran transportasi di wilayah barat Kota Kupang.

 Anggota Komisi III DPRD Kota Kupang dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Dicky Tallo, menegaskan bahwa kondisi ini memerlukan perhatian serius dan eksekusi nyata dari pemerintah.

​"Kami telah menyampaikan kepada Pemerintah Kota Kupang untuk memberikan perhatian serius dan memprioritaskan perbaikan pada tahun anggaran ini," ujar Dicky saat dikonfirmasi di Gedung DPRD Kota Kupang, Selasa (10/3/2026). 

Aspirasi tersebut telah disampaikan langsung kepada Asisten 1 Setda Kota Kupang dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan baru-baru ini, yang juga dihadiri secara langsung oleh para anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) Alak.

​Dicky menekankan bahwa wilayah Alak memiliki peran yang sangat strategis sebagai urat nadi distribusi logistik bagi seluruh Kota Kupang. Mengingat mayoritas pergudangan besar berpusat di daerah tersebut, jalur ini menjadi akses utama distribusi bahan pokok, bahan baku bangunan, telur, hingga gas LPG. Jika kerusakan jalan dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan akan terjadi hambatan distribusi ekonomi yang signifikan dan berdampak pada kerugian ekonomi masyarakat luas.

Dicky menjelaskan, ​kondisi di lapangan saat ini menunjukkan beberapa titik jalan mengalami kerusakan fatal akibat curah hujan yang tinggi, bahkan digambarkan menyerupai kubangan atau "kolam mini" di tengah jalan yang membahayakan keselamatan pengendara. Merespons tuntutan tersebut, pihak pemerintah menyatakan akan segera melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan dinas teknis terkait untuk menyusun langkah penanganan.

​Meskipun menyadari tantangan keterbatasan anggaran, DPRD berharap agar titik-titik kerusakan yang paling fatal tetap menjadi prioritas utama perbaikan pada tahun 2026 demi menjamin keselamatan warga dan stabilitas ekonomi di Ibu Kota Provinsi NTT. (mnt)


Baca juga :

Related Post