Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis
Metronewsntt.com,Kupang – Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc., menegaskan bahwa masa depan pembangunan sebuah kota tidak hanya terletak pada kemajuan infrastruktur fisik, melainkan pada kualitas sumber daya manusianya.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan Literamove dengan tema "Litera Care by Heart" yang berlangsung di SD Generasi Bangsa, Kelurahan Belo, Sabtu (14/2/2026). Menurut Serena, literasi adalah fondasi utama yang akan menentukan seberapa jauh Kota Kupang dapat melangkah maju, mandiri, dan sejahtera di masa depan.
Dalam sambutannya di tengah guyuran hujan yang membasahi Kota Kupang sejak pagi, Serena memberikan apresiasi mendalam kepada anak-anak dan orang tua yang tetap antusias hadir. Baginya, momentum 14 Februari yang identik dengan Hari Kasih Sayang merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan bahwa cinta terbaik yang bisa diberikan kepada generasi penerus adalah pendidikan dan literasi.
"Literasi yang kita bangun hari ini adalah bentuk kasih sayang yang nyata. Ini adalah investasi jangka panjang untuk mempersiapkan anak-anak kita hidup lebih bijaksana dan mampu menjawab tantangan zaman," ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa di era digital yang serba cepat, anak-anak harus didorong untuk kembali mencintai buku dan bijak dalam menggunakan media sosial. Dengan gaya interaktif, Serena memotivasi para siswa agar tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi menjadi aktor pembangunan dengan cara tekun belajar.
Ia menegaskan bahwa visi besar menjadikan Kota Kupang sebagai "Rumah Bersama" yang berkelanjutan hanya bisa dicapai jika masyarakatnya memiliki kecerdasan dan karakter yang kuat. Pendidikan, menurutnya, adalah tanggung jawab kolektif yang melibatkan sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan masyarakat.
Langkah strategis ini mendapat dukungan penuh dari Bank Indonesia (BI) Provinsi NTT melalui program Literamove. Kepala Perwakilan BI NTT, Adidoyo Prakoso, menjelaskan bahwa program edukasi literasi ini dirancang secara menyenangkan melalui perpustakaan keliling untuk menjangkau anak-anak sejak usia dini.
Komitmen BI NTT ini tidak hanya terbatas di pusat kota, tetapi akan diperluas hingga ke wilayah pelosok dan desa-desa guna memastikan akses literasi yang merata bagi seluruh anak di NTT, termasuk pemberian edukasi parenting bagi para orang tua.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini turut dihadiri oleh Deputi Kepala Perwakilan BI NTT Rio Khasananda, para pimpinan perangkat daerah terkait, serta tokoh yayasan dan pendidikan setempat. Kepala SD Generasi Bangsa, Melkias Labba, menyatakan rasa bangga atas kunjungan tersebut dan berharap dukungan pemerintah serta sektor perbankan dapat terus memperkuat ekosistem literasi di sekolah-sekolah pinggiran kota.
Kegiatan Literamove “Litera Care by Heart” yang melibatkan 100 siswa serta 50 warga penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) ini diharapkan menjadi pemantik gerakan literasi yang lebih luas. Melalui kolaborasi ini, Pemerintah Kota Kupang optimis dapat mencetak generasi yang cerdas dan berdaya saing, sebagai pilar utama dalam membangun Kota Kupang yang lebih hebat di masa depan.(mnr)