WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Dorong Transparansi, Komisi I Minta Camat Libatkan Lurah dalam Dana Specific Grant

Metronttdewa.com 27-01-2026 || 16:47:19

Komisi I DPRD Kota Kupang melakukan pertemuan bersama camat dan para lurah saat kunker ke Kecamatan Alak, Selasa (27/1/2026)

Metronewsntt.com, Kupang– Komisi I DPRD Kota Kupang melakukan kunjungan monitoring ke kantor Kecamatan Alak untuk mengevaluasi pelayanan publik serta penggunaan anggaran di tingkat akar rumput yang menjadi mitra kerja komisi.

 Dalam pertemuan yang melibatkan 12 lurah se-Kecamatan Alak tersebut, Anggota Komisi I, Yafet Horo, yang digelar di Kantor Camat Alak, Selasa (27/1/2026),  menyoroti pengelolaan dana Specific Grant senilai Rp. 200 juta yang diperuntukkan bagi pemberdayaan dan infrastruktur.

Yafet menyayangkan adanya laporan dari para lurah mengenai proyek infrastruktur, seperti pengerjaan jalan Lapen, yang tiba-tiba dilaksanakan tanpa koordinasi atau pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak kelurahan.

​Menurut Yafet, tindakan tersebut menyalahi petunjuk teknis (juknis) yang seharusnya melalui mekanisme Musyawarah Kelurahan (Muskel) dan rekomendasi kecamatan sebelum pekerjaan diturunkan. Atas temuan ini, Komisi I memberikan teguran kepada Camat Alak agar ke depannya pengelolaan anggaran dilakukan secara transparan dan sistematis bersama seluruh lurah dan staf.

 Meski demikian, Yafet tetap memberikan apresiasi kepada jajaran kelurahan dan kecamatan atas dedikasi mereka dalam menjaga kualitas pelayanan operasional kepada masyarakat.

​Senada dengan hal tersebut, Anggota Komisi I lainnya, Barche Bastian, memberikan catatan kritis terkait pengadaan motor sampah di kelurahan yang dinilai mubazir.

 Barche mengungkapkan kekecewaannya karena banyak unit motor sampah yang tidak dapat digunakan secara optimal lantaran kendala teknis, terutama saat melewati jalan tanjakan.

 Ia mendesak pemerintah dan dinas terkait untuk segera mengonsultasikan regulasi yang tepat guna menarik kembali aset tersebut atau mencarikan solusi pemanfaatannya. Barche menegaskan bahwa pemerintah harus bersikap tegas agar kendaraan-kendaraan tersebut tidak berakhir menjadi besi tua yang hanya membebani inventaris kelurahan tanpa memberikan manfaat nyata bagi kebersihan lingkungan. (mnt)


Baca juga :

Related Post