WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Komitmen Penuh Kota Kupang Dukung Program Tiga Juta Rumah Pusat

Metronttdewa.com 13-12-2025 || 14:33:37

Pose bersama

Metronewsntt.com, Kupang---​Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Kupang menegaskan komitmen penuhnya dalam menyukseskan program pembangunan rumah layak huni dari Pemerintah Pusat, sekaligus melaporkan telah rampungnya pengajuan usulan calon penerima bantuan perumahan.

 Pernyataan ini muncul sebagai respons terhadap harapan dari Tim Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang baru saja berkunjung ke Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kota Kupang.

 Dalam kunjungan tersebut, Bappenas menekankan pentingnya peran Pemda dalam memfasilitasi program perumahan, terutama melalui penyediaan lahan/tanah yang dibutuhkan untuk pembangunan berbagai tipe hunian, mulai dari rumah susun (vertikal) hingga rumah tapak.

​Plt. Kepala Dinas PRKP Kota Kupang, Matheos Radja, menjelaskan langkah-langkah konkret yang telah diambil. Saat mendampingi tim Bappenas meninjau Rumah Layak Huni bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada Jumat (12/12/2025), Matheos mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengusulkan sebanyak 550 daftar nama calon penerima bantuan perumahan melalui skema Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah Pusat. 

Selain itu, Pemda juga telah menyusun dan mengajukan dokumen surat permohonan yang mencakup Readiness Criteria (Kriteria Kesiapan) untuk dapat menjadi penerima Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi/Tematik di sektor perumahan. Pengajuan 550 nama calon penerima BSPS dan kelengkapan dokumen ini menunjukkan kesiapan Pemda untuk mengakselerasi program perumahan bagi MBR, di mana dukungan penyediaan lahan dari Pemda menjadi kunci utama keberhasilan program ini. 

Dinas PRKP berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan Bappenas dan kementerian terkait demi mewujudkan rumah layak huni bagi seluruh masyarakat.


​Sementara itu, Avina dari Bappenas menyampaikan harapannya agar Pemda dapat memfasilitasi pembangunan rumah layak huni dengan menyediakan lahan/tanah untuk dibangun, baik secara vertikal/rumah susun maupun rumah tapak.

 Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini sesuai isi surat  merupakan bagian dari upaya mengawal pelaksanaan Program Prioritas Presiden, yaitu observasi lapangan pengendalian pelaksanaan Pembangunan Tiga Juta Rumah Tahun 2025. 

Kegiatan ini mencakup pendalaman implementasi SKB 3 Menteri tentang dukungan percepatan pelaksanaan program tersebut sebagai instrumen pendukung pencapaian target.(mnt)


Baca juga :

Related Post