Potret
Metronewsntt.com, Kupang– Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Kupang merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 yang jatuh tepat pada 8 November 2025.
Perayaan ini digelar di Resto Nelayan dengan penuh kesederhanaan dan kekeluargaan, mengumpulkan seluruh anggota AJI dari berbagai media di Kota Kupang.
Kegiatan utama HUT ke-17 ditandai dengan doa bersama dan makan bersama. Hadir dalam acara tersebut Ketua AJI Kupang, Djemy Amnifu, Pengurus AJI Pusat, Ana Djukana, para ketua devisi, anggota, serta dua mantan Ketua AJI Kupang, Simon Nilli dan Marthen Bana.
Sebelum acara inti, Ketua AJI Kupang, Djemy Amnifu, menyampaikan bahwa momen HUT ini harus menjadi sarana bagi anggota untuk saling bertukar pesan, kesan, dan harapan demi kemajuan organisasi ke depan.
Mantan Ketua AJI Kupang, Marthen Bana periode 2019-2023 dalam pesannya menekankan pentingnya menjaga kode etik dan kode perilaku jurnalisme.
"Kami berharap ke depan anak-anak kita (anggota AJI Kupang) tambah lebih hebat lagi. Kode etik dan kode perilaku itu penting untuk kita jaga," ujarnya. Ia juga mendorong AJI Kupang untuk memikirkan perluasan jangkauan ke wilayah Flores, guna merangkul jurnalis di sana dalam organisasi profesi.
Sementara itu, mantan Ketua AJI Kupang periode 2013-2016, Simon Nilli, menyoroti tantangan jurnalisme di era digital, khususnya pengaruh media sosial. Ia menilai jurnalis adalah "orang-orang hebat yang melakukan tindakan-tindakan profesional di bidangnya untuk menjaga dan merawat peradaban," dan oleh karenanya, pertemuan AJI sebaiknya juga menghasilkan output dan catatan penting untuk masa depan.
Simon mengingatkan bahwa platform media sosial cenderung didominasi oleh konten negatif dan sensasional.
Ia mengajak anggota AJI untuk aktif berperan sebagai penyeimbang. "AJI bisa di posisi bagaimana membuat putaran-putaran untuk teman-teman milenial supaya mereka ada pada area yang benar. Virus kebaikan itu yang disalurkan, termasuk di media sosial," tegasnya, mendorong agar seluruh anggota AJI menggunakan media sosial untuk menyebarkan cerita-cerita baik dan berita berkualitas.
Perayaan ini menegaskan kembali komitmen AJI Kupang untuk terus berjuang bagi kebebasan pers, meningkatkan profesionalisme, dan menjaga integritas jurnalis di wilayah Nusa Tenggara Timur.(mnt)