WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Spirit Sagi Dan Larik Menghidupkan Semangat Kemerdekaan Dan Kebudayaan Lokal Di NTT

Metronttdewa.com 31-08-2025 || 21:20:43

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo

Metronewsntt.com, Kupang--Pentas Budaya Sagi So'a dan Larik Riung 2025 yang digelar Ikatan Keluarga Ngada (IKADA) di Taman Budaya Gerson Poyk, Sabtu (30/8/2025), dihadiri Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo. 

Selain Wali Kota Kupang, hadir pula Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, SP., Wakil Bupati Nagekeo, Gonzalo Gratianus Muga Sada, Forkopimda Provinsi NTT, anggota DPRD Kota Kupang, Forkopimda Kota Kupang, Kadis Pendidikan Provinsi NTT, Ambrosius Kodo, dan lainnya.

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada keluarga besar Ngada yang telah banyak memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Kupang.

"Selama lebih dari 15 tahun, Ikada telah melahirkan banyak dokter, profesor, dosen, dan birokrat yang memberi sumbangsih nyata bagi kota ini. Kehadiran Ikada ibarat kapal yang tidak hanya bersandar di dermaga, tetapi berlayar menghadapi gelombang dan membantu pemerintah membelah lautan persoalan masyarakat," ujarnya.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya sebagai amanah lintas generasi..

"Kalau kita hanya menganggap budaya sebagai warisan, kita bisa lalai menjaganya. Tetapi kalau kita menyadari bahwa budaya ini adalah pinjaman dari anak cucu kita, maka kita akan merawatnya sungguh-sungguh," tegasnya.

Momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan RI, menurutnya, harus dimaknai sebagai semangat baru untuk menghadapi tantangan zaman.

"Hari ini perjuangan kita bukan lagi mengangkat senjata, tetapi melawan kemiskinan yang memiskinkan harapan, pengangguran yang melemahkan daya juang, dan ketidakadilan yang memecah persatuan," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Ngada yang hadir menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya pentas budaya ini.

"Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Ngada, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Pentas budaya Sagi So'a dan Larik Riung adalah ekspresi kekayaan budaya yang harus kita jaga dan lestarikan bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa tradisi Sagi So'a dan Larik Riung mencerminkan nilai kekerabatan, keberanian, dan harmoni yang menjadi ciri khas masyarakat Ngada.

"Ekspresi budaya ini adalah bagian dari mosaik besar identitas Ngada yang beragam dan kaya makna," tambahnya.

Dari sisi panitia, Ketua Panitia Pentas Budaya Anton Gili menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Ikada bersama UPTD Taman Budaya Dinas Pendidikan Provinsi NTT.

Dengan mengusung tema "Dengan Semangat Kemerdekaan, Ayo Bangun NTT dalam Spirit Sagi dan Larik", acara ini diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat keberanian, militansi, persatuan, dan perdamaian.(mnt)


Baca juga :

Related Post