WhatsApp Facebook Google+ Twitter BBM

Buka Rakor Pertanian, Marthen Rahakbaw Mengakui Program Revolusi 5 Telah Dirasakan Patani Walaupun Belum Maksimal

Metronewsntt.com 19-01-2024 || 17:03:22

Staf Ahli Bupati Kupang Bidang Pemerintahan, Sosial dan Politik, Marthen Rahakbaw, sedang memberikan sambutan

Metronewsntt.com, Oelamasi- Keberhasilan pembangunan pertanian melalui revolusi 5P telah dirasakan manfaatnya oleh para petani meskipun belum maksimal seperti yang diharapkan. Namun terlihat adanya peningkatan produktivitas hasil pertanian berbasis komoditas.

"Kabupaten Kupang memiliki potensi yang cukup tinggi sebagai penyumbang sektor pertanian di Propinsi NTT, dengan beberapa komoditas unggulan di bidang tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan hingga pariwisata. Untuk  spesifik wilayah perlu terus dikembangkan dengan maksimal", ungkap  Staf Ahli Bupati Kupang Bidang Pemerintahan, Sosial dan Politik, Marthen Rahakbaw, saat mewakili Bupati Kupang dalam kegiatan rapat kordinasi dan evaluasi program pembangunan pertanian dan ketahanan pangan Kabupaten Kupang tahun 2024 di aula Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang,  Jumat (19/01/2024)

Marthen mengatakan,  program READSI yang telah berjalan selama 4 tahun ini memberikan banyak perubahan dalam peningkatan kapasitas petani menuju kesejahteraannya.

"Salah satu contoh produk unggulan kab. Kupang adalah kopi Oelbiteno dan kopi Oh'aem di Amfoang. Kopi Amfoang terbukti memiliki cita rasa khas dan menjadi daya tarik masyarakat pecinta kopi. Berbagai ajang festival telah banyak diikuti oleh komunitas pecinta kopi dalam upaya memaksimalkan produktivitas hasil kopi di wilayah kab. Kupang", kata Marthen.

Tidak hanya itu, lanjut Marthen  di wilayah Semau, terkenal dengan komoditas bawang merah. Pengolahan komoditas bawang merah Semau pernah diikutkan dalam pameran produk pertanian yang diselenggarakan oleh Jakarta Internasional Expo. Hasil pengolahan bawang merah goreng menjadi salah satu bentuk peningkatan kapasitas petani dalam upaya meningkatkan pendapatannya.

"Program READSI di  Kabupaten Kupang memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses kelembagaan keuangan masyarakat. Simpan pinjam antar kelompok Tani telah banyak dikembangkan Hal ini tentu mendorong para petani menuju kemandirian agar pola usaha budidaya pertanian yang dijalankan dapat mengarah pada konsep bisnis, dimana keuntungan adalah target utama dalam usaha pertanian dan bukan lagi berorientasi pada pemenuhan kebutuhan keluarga",  jelas Marthem

Kesempatab itu, Marthem  mengaku keberhasilan pembangunan pertanian ini bisa tercapai dengan baik karena adanya dukungan dan peran para tenaga penyuluh pertanian dan fasilitator desa selaku pendamping teknis kegiatan yang berhubung langsung dengan para petani. Melalui program READSI ini juga, Pemerintahan sudah mendistribusikan alat pertanian dan mesin bagi para petani dalam mendukung percepatan produksi. Kerjasama dan kolaborasi yang baik perlu terus ditingkatkan dalam upaya perbaikan demi tercapainya tujuan utama pembangunan pertanian di wilayah  Kabupaten Kupang.

Sementara itu, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kupang, Amien Djuariah mengatakan, revolusi pertanian sebagai suatu gerakan yang menjadikan kab. Kupang maju, mandiri dan sejahtera menjadi semangat dan nilai perubahan kolektif semua pemangku kepentingan dalam mengembangkan sekaligus meningkatkan produktivitas daerah secara revolusioner.

"  Diketahui bahwa rakor ini memberikan ruang kepada berbagai stakeholder untuk terlibat dalam penyusunan rancang bangun  maupun dalam tataran implementasi pembangunan pertanian di kab. Kupang." katanya.

Dijelaskannya  kegiatan ini juga bertujuan untuk menciptakan kordinasi lintas sektor dan antar stakeholder dalam hal kebijakan maupun tindakan yang diperlukan dalam upaya mewujudkan sasaran pembangunan pertanian di Kabupaten Kupang.

"Saya berharap  agar melalui rapat kordinasi dan evaluasi ini, dapat memastikan koordinasi perencanaan pembangunan pertanian antara pusat dan daerah dalam upaya membangun pertanian pada tahun 2024. Pertanian yang maju dan mandiri berbasis kinerja adalah harapan kita bersama agar masyarakat kab. Kupang hari ini lebih maju dan mandiri dari hati kemarin," pintanya.

Diketahui kegiatan ini juga sekaligus dilakukan  penyerahan secara simbolis klaim asuransi usaha tani padi Kabupaten  Kupang, kepada Kelompok Tani Tunas Harapan Kelurahan Nonbes, Kec. Amarasi.

Turut hadir, Pabung 1604/Kupang Parada Napitupulu, Kepala BPS Kab. Kupang I Made Suantara, Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Propinsi NTT Joas Umbu Wanda, para PPL dan para fasilitator desa READSI.(mnt/*)


Baca juga :

Related Post